TNI & Polri Patroli di Klaten Bubarkan Kerumunan Demi Cegah Corona

2 min read

Personel gabungan TNI dan Polri menggencarkan patroli gabungan membubarkan kerumunan orang di sejumlah pusat keramaian di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng). Kegiatan tersebut digelar setiap hari untuk mencegah persebaran virus corona (Covid-19) di Klaten.

Operasi gabungan dimulai pada Senin (23/3/2020) malam. Patroli secara mobil dipimpin Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, dan Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten, Letkol Kav. Minarso, menyisir kawasan pusat kota seperti sepanjang Jl. Pemuda, Alun-alun Klaten, Stadion Trikoyo, Monumen Juang ’45, serta sejumlah warung dan kafe.

Sepanjang patroli, petugas menyampaikan imbauan melalui pengeras suara agar warga tak berkerumun serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat demi mencegah persebaran virus corona di Klaten. Aparat juga meminta warga segera pulang setelah membeli makanan atau minuman.

Warga yang mayoritas remaja berkerumun di sejumlah warung makan dan kafe memilih membubarkan diri setelah didatangi aparat.

Pada patroli itu, aparat mendapati seorang remaja minum minuman keras. Setelah dibina, remaja itu diminta segera pulang.

Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, mengatakan kegiatan digelar menindaklanjuti maklumat kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan persebaran Covid-19.

Salah satu isi maklumat yakni tidak melakukan kegiatan hingga menimbulkan kerumunan. Selain polres dan kodim, kegiatan serupa digelar serentak di tingkat kecamatan melalui polsek dan koramil.

“Sasarannya adalah masyarakat yang masih nongkrong-nongkrong dan bergerombol, kami imbau mereka segera kembali ke rumah masing-masing. Kami lakukan pendekatan persuasif,” jelas Wiyono saat ditemui di sela-sela patroli.

Kapolres menjelaskan patroli bakal digelar setiap hari. Patroli mencegah kerumunan itu bakal digelar bersama pemerintah kecamatan serta pemerintah desa.

“Kami laksanakan patroli ini supaya masyarakat betul-betul sadar dan paham untuk sementara di rumah masing-masing, tidak melakukan kegiatan yang mendatangkan massa ataupun bergerombol dalam rangka mencegah persebaran virus,” jelasnya.

Sementara itu, Dandim Klaten, Letkol Kav. Minarso, menambahkan patroli pencegahan kerumunan itu penting dilakukan untuk mewaspadai persebaran virus corona di Klaten.

Terlebih. sejumlah kabupaten/kota berdekatan dengan Klaten ada kasus orang positif terjangkit Covid-19. Sukoharjo dan Solo bahkan sudah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) Covid-19.

“Pencegahan ini yang utama dilakukan salah satunya dengan lebih baik berada di rumah masing-masing dan tidak menimbulkan kerumunan,” katanya.

Sumber: Solo Pos

(Visited 5 times, 1 visits today)
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *