Disdukcapil Klaten Setop Sementara Layanan Rekam Data E-KTP

2 min read

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Klaten untuk sementara meniadakan pelayanan rekam data kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP.

Sementara untuk pelayanan administrasi kependudukan lainnya, seperti kartu keluarga (KK), kartu identitas anak (KIA), serta pindah-datang penduduk dilayani secara online.

Hal itu untuk mendukung social distancing atau pembatasan kerumunan sebagai pencegahan persebaran virus corona atau Covid-19.

Peniadaan sementara layanan rekan data e-KTP serta bergulirnya pelayanan adminduk online itu berlaku mulai Selasa (24/3/2020). Jenis pelayanan online meliputi pembuatan kartu keluarga (KK), pencetakan KTP-el, kartu identitas anak (KIA), pindah datang penduduk, akta kelahiran, serta akta kematian.

Pelayanan online bernama Sipon Keduten atau sistem pelayanan online Disdukcapil Klaten itu dilakukan dengan proses pendaftaran melalui laman http://pelayanan.dukcapil.klatenkab.go.id.

Di website itu, ada panduan pendaftaran hingga cara memasukkan berkas persyaratan.

“Jadi proses pendaftaran hingga memasukkan berkas itu dilakukan secara online. Berkas nanti dikirimkan melalui aplikasi itu dalam bentuk foto atau scan. Nanti ada notifikasi dan bisa dilihat perkembangannya. Kalau sudah jadi akan diberitahukan lewat email,” kata Plt Kepala Disdukcapil Klaten, Sri Winoto, saat ditemui di Disdukcapil Klaten, Selasa.

E-KTP Yang Sudah Dicetak Akan Dikirim

Winoto menambahkan e-KTP pemula, KIA, serta e-KTP hilang yang sudah selesai dicetak dikirim lewat pos ke kantor desa/kelurahan. Warga yang mengurus berkas tinggal mengambil ke kantor desa/kelurahan masing-masing.

Sementara pengambilan e-KTP yang rusak dan atau penggantian elemen data yang sudah dicetak dilakukan di Kantor Disdukcapil membawa e-KTP lama atau rusak. KK yang sudah selesai dicetak diambil di kantor Disdukcapil dengan membawa data dukung perubahan dan KK lama.

Pengambilan akta kelahiran dan akta kematian, pemohon harus datang ke kantor Disdukcapil membawa data pendukung yang sudah diunggah dan menandatangani register.

Terkait pelayanan rekam data e-KTP, Winoto menjelaskan untuk sementara ditiadakan. “Kami tiadakan hingga kondisi benar-benar dipastikan aman dari Covid-19. Untuk pelayanan online kami rencanakan tetap berjalan seterusnya meski kasus Covid-19 sudah mereda,” kata Winoto.

Salah satu warga Desa Jetiswetan, Kecamatan Pedan, Dalto, 27, mengaku sepakat dengan bergulirnya pelayanan adminduk online tersebut.

Dengan cara itu, warga tak perlu berbondong-bondong datang ke Disdukcapil untuk memasukkan berkas persyaratan dan datang kembali ke kantor Disdukcapil ketika berkas tak bisa jadi dalam sehari.

Sumber: Solo Pos

(Visited 3 times, 1 visits today)
Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *